Yang Muda Punya Inovasi: Pemuda Masjid Al Huda Galang Dana Korban Bencana Sumatra dan Aceh Lewat Cuci Motor dan Pentas Seni TPQ

Flyer donasi bencana sumatra dari kegiatan cuci motor bayar seikhlasnya

Sragen – Kepedulian terhadap korban bencana tidak selalu harus dilakukan dengan cara konvensional. Pemuda Masjid Al Huda bersama ustadz, ustadzah, dan santri TPA At-Taqwa Muhammadiyah Pondok, Sunggingan, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, menunjukkan inovasi dalam aksi kemanusiaan dengan menggelar penggalangan dana bagi korban bencana Sumatra dan Aceh melalui kegiatan cuci motor bayar seikhlasnya serta pentas seni TPQ.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas bencana Sumatra dan Aceh. Bencana tersebut bukan banjir biasa, melainkan banjir bandang yang disertai gelondongan kayu berukuran besar sehingga menimbulkan kerusakan parah dan korban jiwa. Kondisi tersebut menggugah empati para pemuda masjid yang menyadari keterbatasan mereka untuk terjun langsung sebagai relawan ke lokasi bencana.

“Kami di sini tidak bisa membantu secara langsung di lokasi bencana. Namun kami ingin tetap berkontribusi semampu kami, dengan tenaga yang kami miliki,” ujar Hasbi M. Fajr, salah satu pemuda Masjid Al Huda sekaligus penggagas kegiatan.

Penggalangan dana dilakukan dalam dua agenda utama. Pertama, melalui kegiatan pentas seni (Pensi) TPQ yang dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember 2025, mulai pukul 18.00 WIB (ba’da Magrib) hingga pukul 21.00 WIB. Selain sebagai sarana penggalangan dana, pentas seni ini juga bertujuan untuk melatih mental dan kemampuan santri TPQ At-Taqwa dalam rangka persiapan mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI).

Kedua, kegiatan cuci sepeda motor dengan sistem “bayar seikhlasnya” yang dilaksanakan pada Minggu, 22 Desember 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Dalam waktu sekitar tiga jam, para pemuda berhasil mencuci kurang lebih 43 sepeda motor. Seluruh hasilnya didonasikan untuk membantu korban bencana.

Dari hasil penggalangan dana tersebut, terkumpul dana sebesar Rp2.001.400 dari kegiatan pentas seni TPQ dan Rp443.000 dari kegiatan cuci motor bayar seikhlasnya. Dana ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat diwujudkan meskipun dengan keterbatasan ekonomi.

flyer donasi yang terkumpul dari kegiatan pensi TPQ    Flyer donasi bencana sumatra dari kegiatan cuci motor bayar seikhlasnya

Baca juga artikel terbaru kami 

Baca artikel terkait respons kemanusiaan muhammadiyah terhadap bencana Aceh dan Sumatra

Selain berdampak pada aksi sosial, kegiatan ini juga membawa prestasi membanggakan. TPQ At-Taqwa berhasil meraih Juara Umum dalam ajang Festival Anak Sholeh Indonesia tingkat Kecamatan Miri. Bahkan, salah satu santrinya, Azra Nafi’atul Fajr, meraih Juara 3 lomba ceramah bahasa Indonesia kategori TKQ pada FASI tingkat Kabupaten Sragen.

Hasbi M. Fajr menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menggerakkan pemuda agar lebih mencintai masjid melalui aktivitas positif yang berawal dari masjid. Menurutnya, pemuda memiliki energi dan waktu luang yang perlu disalurkan ke kegiatan bermanfaat, terutama di masa libur sekolah, agar terhindar dari aktivitas negatif.

“Harapannya, kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial pemuda terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” pungkasnya.

Bagikan Kepada Teman

Facebook
WhatsApp
Twitter