SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen Gelar Bakti Sosial untuk Paguyuban Tukang Becak

tasyaruf birrul

Sragen – Dalam rangka memperingati milad, SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen kembali menyelenggarakan kegiatan bakti sosial (baksos) sebagai agenda rutin tahunan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 07.00–09.00 WIB, bertempat di lingkungan sekolah. Program tersebut menjadi wujud kepedulian nyata kepada masyarakat sekitar, khususnya mereka yang masih membutuhkan dukungan bantuan secara ekonomi.

Pada tahun ini, sasaran utama bakti sosial adalah paguyuban tukang becak di wilayah Kabupaten Sragen. Pemilihan tukang becak sebagai penerima manfaat didasarkan pada kondisi ekonomi mereka yang cenderung tidak menentu. Penghasilan yang bergantung pada jumlah penumpang setiap hari membuat kebutuhan hidup keluarga sering kali sulit terpenuhi secara stabil. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari.

Sebanyak 50 tukang becak diundang secara langsung untuk hadir ke sekolah sebagai penerima manfaat. Sejak pagi hari, para penerima sudah berdatangan dengan penuh semangat. Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar, disertai suasana hangat penuh kebersamaan. Para penerima tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan panitia.

Baca artikel organisasi muhammadiyah menjelang ramadhan 

Bentuk bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang berisi beras, susu, telur, mi instan, minyak goreng, kecap, saus, sarden, dan penyedap rasa. Paket tersebut dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga dalam beberapa hari ke depan. Senyum bahagia dan rasa syukur terlihat jelas dari wajah para tukang becak saat menerima bantuan. Momen tersebut menjadi kesan mendalam bagi seluruh panitia dan keluarga besar sekolah.

Sumber dana kegiatan ini berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah keluarga besar SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen. Partisipasi para donatur turut berperan penting dalam menyukseskan program bakti sosial ini. Semangat berbagi yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

Program bakti sosial ini memang telah direncanakan sebagai kegiatan tahunan. Ke depan, sekolah menargetkan masyarakat Kabupaten Sragen yang masih dalam kategori kurang mampu untuk menjadi sasaran bantuan berikutnya. Dengan komitmen yang terus dijaga, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Baca artikel terbaru Lazismu Sragen

Bagikan Kepada Teman

Facebook
WhatsApp
Twitter