Pertama di Sragen, Puluhan Warga Antusias Ikuti Operasi Katarak Gratis

baksos operasi katarak

Sebanyak 30 hingga 35 pasien lanjut usia tersenyum bahagia setelah berhasil mengikuti operasi katarak gratis Sragen yang digelar untuk pertama kalinya oleh PERDAMI Surakarta di RS Rizky Amalia pada Sabtu (4/7/2026) demi mengatasi masalah biaya pengobatan masyarakat.

Fase pertama aksi kemainan ini berlangsung di Rumah Sakit (RS) Rizky Amalia Sragen pada Sabtu kemarin. Meskipun persiapan awal membutuhkan koordinasi intensif terkait pembagian tugas, pelaksanaan operasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menginisiasi program gratis tersebut karena mendapati fakta lapangan yang memprihatinkan. Namun, faktor ekonomi sering kali menjadi tembok besar bagi masyarakat untuk mendapatkan kesembuhan.

“Masih cukup banyak masyarakat Sragen yang menderita katarak, cuman terkendala di biaya. Oleh karena itu, dari pihak PERDAMI menginisiasi mengadakan bakti sosial operasi katarak gratis untuk masyarakat Sragen,” ujar Kepala Divisi Program sekaligus PIC Kegiatan, Usamah Nur Kholis.

Sinergi Publikasi dan Ambulans Gratis

Guna menyukseskan agenda bersejarah ini, PERDAMI mengirimkan proposal kemitraan sejak awal Juni lalu. Mereka menggandeng Lazismu Sragen yang bergerak cepat mengambil peran strategis dalam urusan publikasi dan mobilisasi massa. Langkah taktis ini terbukti ampuh menjaring puluhan pasien yang membutuhkan bantuan medis.

Selain itu, kerja sama ini juga berfokus pada kemudahan akses transportasi bagi para mustahik. Beberapa peserta terpilih diketahui berdomisili di wilayah pelosok yang sangat jauh dari lokasi fasilitas kesehatan. Oleh sebab itu, panitia menyediakan penjemputan khusus agar seluruh pasien bisa tiba tepat waktu.

“PERDAMI menggandeng Lazismu untuk ikut publikasi dan akomodasi mustahik yang sekiranya kesulitan dalam transport ke rumah sakit, di mana dengan ambulan gratis Lazismu,” kata Usamah menjelaskan skema mobilisasi peserta.

operasi katarak

Target Kuota dan Jadwal Operasi Susulan

Seluruh peserta baksos wajib melewati beberapa tahapan seleksi medis yang sangat ketat. Mulai dari mendaftar daring, menghubungi call center, hingga menjalani pemeriksaan fisik (screening) oleh tim dokter. Proses skrining awal tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan pasien aman sebelum tindakan bedah.

Selanjutnya, panitia akan mengalihkan sisa kuota yang belum terpenuhi ke lokasi kedua. Berdasarkan target awal, operasi katarak gratis Sragen ini menyediakan kuota total sebanyak 75 mata. Sisa pasien yang belum mendapat tindakan medis akan segera menyusul dalam waktu dekat.

“Kuota awal 75 di dua rumah sakit. Yang dioperasi di Rumah Sakit Rizky Amalia sendiri telah teroperasi pasien katarak sekitar 30-35, untuk sisanya dilanjutkan di Rumah Sakit Sarila yang akan diselenggarakan pada tanggal 11-12 Juli,” tutur Usamah, kepala divisi program selaku PIC dari pihak lazismu.

Masyarakat menyambut program ini dengan penuh suka cita dan rasa syukur. Panitia berharap kolaborasi strategis ini dapat terus berjalan secara konsisten pada tahun-tahun mendatang. Pasalnya, kegiatan ini merupakan tonggak sejarah baru sebagai baksos katarak gratis yang pertama kali sukses terlaksana di Bumi Sukowati.

Wakaf Al Quran Lazismu Sragen Sasar Daerah 3T, Bantu Warga yang Terkendala Biaya

Bagikan Kepada Teman

Facebook
WhatsApp
Twitter