

AKSI KEMANUSIAAN GEMPA NTT
Sabtu, 15 Agustus 2026, terjadi gempa bumi Flores yang hebat dengan kekuatan Magnitudo 7,7. Dalam hitungan detik, rumah roboh, sekolah dan fasilitas kesehatan rata dengan tanah. Lebih dari 235 gempa susulan terus mengintai, membuat warga trauma dan memilih bertahan di ruang terbuka, di bawah langit, karena rumah tak lagi terasa aman.
Dampak bencana sendiri sebanyak 70 nyawa melayang, 1.184 orang terluka, 40.216 jiwa kehilangan tempat berteduh, tersebar di pos-pos pengungsian seadanya. Di Manggarai Timur saja, sudah 3.466 warga yang tertangani, tapi masih banyak yang belum tersentuh bantuan sama sekali. Di desa-desa pesisir, ada keluarga yang sudah berhari-hari tanpa makanan, tanpa obat, menunggu uluran tangan yang belum juga datang.
MDMC dan Lazismu tidak tinggal diam. Tim sudah turun langsung ke Flores, bukan sekadar mengirim bantuan dari jauh, tapi hadir di lapangan. Tujuh pos koordinasi dan sepuluh pos layanan telah berdiri, delapan tim medis bergerak, relawan datang dari Jawa Timur, Kupang, hingga Bima, bahu-membahu meringankan derita saudara kita.
Anak yang tidur di tenda seadanya, orang tua yang terbaring sakit tanpa obat, ibu yang bingung mencari susu untuk bayinya. Mereka tidak butuh kasihan, mereka butuh uluran tangan nyata: tempat tinggal sementara, hygiene kit, obat-obatan, air bersih, selimut, dan tenaga relawan yang mau turun bersama mereka.
Setiap rupiah yang disalurkan hari ini adalah atap baru, sepiring makanan, obat yang menyembuhkan harapan yang ditumbuhkan kembali dari reruntuhan.
Mari jadi bagian dari tangan-tangan yang membangun kembali harapan saudara kita di NTT
![]()
Menanti doa-doa orang baik