Siti Soniawati (39) salah satu penerima manfaat program UMKM Lazismu Sragen. Beratnya kehidupan tak membuatnya menyerah. Ia bertekad membantu perekonomian keluarga dengan berjualan keripik talas. Ia membuat keripik dan titipkan dari warung ke warung dengan harga mulai seribu hingga sepuluh ribu rupiah.
Bukan karena penghasilan suami yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga namun karena selama ini ia merawat sang mertua yang sedang sakit serta adik ipar yang mengalami gangguan kejiwaan. Tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk merawat mertua dan adiknya, sedang ia sendiri memiliki tiga orang anak yang masih membutuhkan biaya pendidikan. Di tengah kesibukannya merawat mertua, adik serta ketiga anaknya ia menyempatkan diri untuk membuat keripik talas dan dijajakan dari warung ke warung karena dari hasil penjualan online mulai menurun. Harapannya dengan berjualan keripik ia bisa sedikit meringankan beban sang suami yang beerja sebagai driver.
Oleh karena itu, keluarga ini pun saling bahu membahu memenuhi kebutuhan dapur hingga sekolah. Terpenting mereka saling menguatkan. Meskipun penghasilan dari berjualan keripik talas ini masih sangat minim, karena keuntungan dari keripik talas yang dijual tidak seberapa. Kendati demikian, ia tetap mensyukuri hasil jerih payahnya tersebut.
Siti berharap dengan bantuan kompor dari Lazismu Sragen dapat membantunya dalam mengembangkan usaha keripik talas miliknya. Tak lupa ia mengucapkan rasa terimakasihnya kepada donatur dan staf Lazismu Sragen yang telah memberinya bantuan tambahan modal. “ Terimakasih saya ucapkan kepada segenap donatur Lazismu Sragen. Semoga usaha semakin maju dan berkembang” pungkasnya.
Sobat, terimakasih banyak yang sudah support program Gerakan 1000 UMKM untuk Dhuafa Pejuang Nafkah. Yuk, terus lanjutin kebaikanmu dengan klik link di bawah ini :
https://lazismusragen.org/campaign/gerakan-1000-gerobak-umkm-untuk-dhuafa-pejuang-nafkah
Sedikit bantuan dari #SobatDermawan sangat berarti bagi saudara – saudara kita yang membutuhkan.