Tapanuli Selatan, 10 Desember 2025 — Di tengah lumpuhnya akses komunikasi akibat banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan, Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan respon cepat dan tepat bagi penyintas bencana. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah menghadirkan Internet Darurat Muhammadiyah melalui perangkat satelit Starlink yang dibawa langsung oleh tim relawan.
Bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya menyebabkan banyak jaringan telekomunikasi terputus. Warga kehilangan akses komunikasi, baik untuk meminta pertolongan, menghubungi keluarga, hingga mengakses informasi penting terkait evakuasi. Menjawab kondisi tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menurunkan perangkat internet satelit yang segera difungsikan sesampainya di lokasi.

Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama tim Lazismu bekerja bahu-membahu memasang perangkat Starlink di posko utama. Proses pemasangan berjalan cepat, sehingga dalam waktu singkat internet dapat digunakan oleh warga, tim SAR, tenaga medis, dan aparat setempat. Hadirnya Internet Darurat Muhammadiyah ini memungkinkan berbagai pihak mengirim data bencana, menghubungi keluarga, melaporkan kebutuhan logistik, hingga menjalankan koordinasi penyelamatan secara lebih efektif.
Masyarakat terlihat sangat terbantu. Banyak warga yang sebelumnya tidak bisa menghubungi keluarga akhirnya dapat memberi kabar bahwa mereka selamat. Beberapa di antaranya menangis haru saat pertama kali ponsel mereka kembali terhubung ke jaringan setelah berhari-hari tanpa sinyal. Akses komunikasi ini juga mempermudah pendataan kerusakan, sebaran pengungsi, dan kebutuhan medis yang kemudian diteruskan oleh tim untuk penanganan lanjutan.
Selain penyediaan akses internet, relawan Muhammadiyah juga membawa bantuan logistik berupa makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, dan layanan kesehatan. Beberapa relawan spesialis turut membantu memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak dan pengungsi yang masih trauma akibat bencana.
Keberadaan layanan internet darurat ini menjadi bagian dari strategi Muhammadiyah untuk memastikan respon bencana berjalan terkoordinasi, aman, dan tepat sasaran. Langkah ini menegaskan bahwa kehadiran Muhammadiyah bukan hanya dalam bentuk bantuan logistik, tetapi juga menyediakan fasilitas vital bagi keselamatan dan kebutuhan mendesak masyarakat.