Menebar Maslahat di Bumi Sukowati: Semarak Kado Ramadhan Lazismu Sragen dan Ikhtiar Mengukir Senyum Anak Yatim-Dhuafa

tasyaruf kado ramadhan

Bulan Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum emas untuk memperkuat kesalehan sosial. Di Kabupaten Sragen, ghirah berbagi ini nampak nyata melalui gerakan yang diinisiasi oleh Lazismu (Lembaga Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah) Sragen. Melalui program unggulan bertajuk “Kado Ramadhan”, Lazismu Sragen kembali hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Program Kado Ramadhan tahun ini menjadi manifestasi dari semangat Memberi untuk Negeri. Sebagaimana yang lazim dilakukan oleh jejaring Lazismu di Jawa Tengah maupun daerah lainnya, Lazismu Sragen memfokuskan pendistribusian pada sektor-sektor krusial: pangan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261:

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”

Filosofi Berbagi: Lebih dari Sekadar Seremonial

Secara ilmiah, tindakan filantropi atau kedermawanan memiliki dampak psikologis dan sosiologis yang mendalam. Dalam perspektif sosiologi Islam, zakat dan infaq berfungsi sebagai alat redistribusi kekayaan yang mampu mengikis kesenjangan sosial. Lazismu Sragen memahami betul bahwa pemberian bantuan tidak boleh berhenti pada aspek karitatif semata.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Sragen menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata dari pengamalan teologi Al-Ma’un yang menjadi ruh gerakan Muhammadiyah. “Kita tidak ingin termasuk orang yang mendustakan agama karena abai terhadap anak yatim dan orang miskin. Kado ini adalah simbol bahwa mereka tidak sendirian,” ujarnya. Hal ini merujuk pada pesan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis riwayat Bukhari:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya.

kado ramadhan

Menilik Detail Program: Dari Paket Sembako hingga Beasiswa

Tahun ini, Lazismu Sragen menargetkan ribuan paket Kado Ramadhan yang tersebar di 20 kecamatan. Paket-paket tersebut dirancang secara spesifik untuk menyasar mereka yang paling membutuhkan, sesuai tuntunan syariat mengenai delapan asnaf.

  1. Kado Ramadhan untuk Anak Yatim & Dhuafa: Berupa paket perlengkapan sekolah dan santunan tunai.

  2. Kado Ramadhan untuk Da’i dan Guru Muhammadiyah: Bentuk takzim kepada pejuang literasi agama di pelosok Sragen.

  3. Paket Sembako Keluarga: Membantu ketahanan pangan rumah tangga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

  4. Back to Masjid: Program renovasi ringan dan perlengkapan ibadah.

Dalam tinjauan sosiolinguistik, penggunaan istilah “Kado” memberikan efek psikologis yang lebih hangat dibandingkan istilah “Bantuan”. Kado menyiratkan adanya kasih sayang (mawaddah) dan hubungan yang sejajar. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad:

“Saling berilah hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai.”

Baca Juga : Berikut 6 Keutamaan Puasa di Bulan Ramadan Berdasarkan Hadis Nabi Saw

Sinergi Tanpa Batas: Menggerakkan Roda Filantropi

Kesuksesan program di Sragen tidak lepas dari peran serta para donatur (muzaki dan munfiq). Lazismu Sragen bertindak sebagai jembatan kebaikan yang transparan. Kepercayaan masyarakat Sragen terus meningkat, hal ini berbanding lurus dengan janji Allah dalam QS. Saba’ ayat 39:

“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik.”

Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi kunci. Lazismu Sragen mempermudah masyarakat melalui platform QRIS, sehingga kaum milenial Sragen juga dapat ikut berkontribusi dengan cepat. Semangat ini merupakan bentuk implementasi dari Fastabiqul Khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan.

Safari Ramadhan: Menyentuh Akar Rumput

Salah satu momen paling mengharukan adalah saat tim Lazismu Sragen mengikuti rombongan Safari Ramadhan PDM Sragen ke daerah-daerah terpencil, seperti di perbatasan Gesi dan Tangen. Di sana, tim bertemu dengan para lansia yang hidup sebatang kara.

Kehadiran fisik para relawan memberikan dukungan sosial (social support) yang krusial. Secara ilmiah, kehadiran ini menurunkan tingkat stres pada kaum dhuafa. Sebagaimana hadis Nabi SAW:

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga dan merasa panas (demam).” (HR. Muslim).

Cara Mudah Menyalurkan Donasi Kado Ramadhan via Lazismusragen.id

Setiap rupiah yang disalurkan melalui program Kado Ramadhan yang Anda amanahkan melalui lazismusragen.id dijamin aman, tercatat secara otomatis, dan akuntabel. Kami hadir untuk memudahkan para muzakki di Sragen maupun perantauan agar tetap bisa berbagi tanpa terhalang jarak dan kesibukan.

Selain layanan donasi online yang praktis, Lazismu Sragen juga menyediakan layanan informasi dan konfirmasi cepat melalui layanan Call Canter di nomor 08510000098

Mari ubah kepedulian Anda di bulan suci ini menjadi aksi nyata. Dengan transparansi penuh, mari bersama kita selamatkan masa depan pendidikan anak yatim dan dhuafa di Sragen. Salurkan donasi terbaik Anda sekarang dan tebar maslahat bagi sesama!

Baca Juga: Muhammadiyah dan Pemkab Sragen Berhasil Selesikan Pembebasan 11 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Wujud Nyata Sinergi Pengentasan Kemiskinan

Bagikan Kepada Teman

Facebook
WhatsApp
Twitter